Entahlah
para gemintang mungkin malu berdendang kerlip malam ini
Ataukah sang purnama yang angkuh bercahaya (muram) pucat tunggal walau hanya pinjam sepenggal pendar sang mentari?
Mungkin juga gumpal-gumpal awan pekat yang telah selubungkan tirainya
redupkan kilau-kilau cangkang sang langit
. . . . . . .
Aih, rembulan ternyata
sepi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar