Maaf saja, sayangku...
Ternyata kau bukanlah urutan terwahid satu-satunya yang kucinta.
Sungguh adanya pihak ketiga di antara kita...
Aih, janganlah dulu kau tumpahkan tangis itu.
Janganlah pula kau muramkan paras itu.
Selayaknyalah kita bersama mencintaNya.
Tahukah kau siapa sesungguhnya cinta di antara kita, kasihku?
Ya, Dialah Allah Subhanahu Wa Ta'ala... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar