Aku lelah jadi lemah
Tersilaukan rapuh pendar purnama
Gigil meringkuk mau sirna
Rembulan pantulan surya keegoisan
Angkuh bersinar tunggal redupkan bintang
Tiada guna hiraukan pekat berhias pucat bulatan
Tapi aku tetaplah si rapuh
Begitu mudah mengharu biru
Sungguh pecundang peratap pilu
Sini ku rajam kau dengan perih
Mari ku ajarkan nikmati pedih
Garang pembuluh darah sampai mendidih
Tapi aku letih
Kau akan pulih
Ini... sakit
Ini tidak sulit
Aih, hanya hambar tersisa
Haha, telah tersayat nadi perasa
Apa aku mati?
Tidak, hanya ku selimuti
Kenapa kau rengkuh wajahku?
Agar tersungging seringaiku
Boleh ada tangis?
Tak ada lagi gerimis miris!
Tersilaukan rapuh pendar purnama
Gigil meringkuk mau sirna
Rembulan pantulan surya keegoisan
Angkuh bersinar tunggal redupkan bintang
Tiada guna hiraukan pekat berhias pucat bulatan
Tapi aku tetaplah si rapuh
Begitu mudah mengharu biru
Sungguh pecundang peratap pilu
Sini ku rajam kau dengan perih
Mari ku ajarkan nikmati pedih
Garang pembuluh darah sampai mendidih
Tapi aku letih
Kau akan pulih
Ini... sakit
Ini tidak sulit
Aih, hanya hambar tersisa
Haha, telah tersayat nadi perasa
Apa aku mati?
Tidak, hanya ku selimuti
Kenapa kau rengkuh wajahku?
Agar tersungging seringaiku
Boleh ada tangis?
Tak ada lagi gerimis miris!
Me & The other side