Senin, Januari 10, 2011

ANGAN SEBELAH MATA

Tidak !
Tak akan ku biarkan tiap helai pekat di punggungku
sekedar lambungkan diri menembus hitam
langit-langit semu imajinasi malam

Benar
Hanyalah aku segumpal kekonyolan
coba mengangkasa
dengan sepenggal sayap-sayap gagak

Injak !
sekalian tapaki
kepala hingga wajah hina ini
dengan kebanggaan diri dari seperangkat ego-egomu

Ya, silahkan
ludahi bila perlu kumal sosok ini
dengan kebanggaan tutur angkuh
lalu corengkan
dengan kotoran dari dubur kemunafikanmu

Namun
ingatlah suatu masa
akan balik ku torehkan tiap-tiap najis serapahmu
dengan semu angan-anganku